Surah Shaad: jumlah Ayat: 88

shaad waalqur-aani dzii aldzdzikri 1. Shaad, demi Al-Qur'an yang mempunyai keagungan. bali alladziina kafaruu fii 'izzatin wasyiqaaqin 2. Sebenarnya orang-orang kafir itu (berada) dalam kesombongan dan permusuhan yang sengit. kam ahlaknaa min qablihim min qarnin fanaadaw walaata hiina manaasin 3. Betapa banyaknya umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, lalu mereka meminta tolong padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri. wa'ajibuu an jaa-ahum mundzirun minhum waqaala alkaafiruuna haatsa saahirun kadzdzaabun 4. Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang- orang kafir berkata: "Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta". aja'ala al-aalihata ilaahan waahidan inna haadzaa lasyay- un 'ujaabun 5. Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan. wainthalaqa almalau minhum ani imsyuu waishbiruu 'alaa aalihatikum inna haadzaa lasyay-un yuraadu 6. Dan pergilah pemimpin- pemimpin mereka (seraya berkata): "Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan- tuhanmu, sesungguhnya ini benar- benar suatu hal yang dikehendaki [ 1297 ]. [1297 ] Maksudnya: menurut orang-orang kafir bahwa menyembah tuhan-tuhan itulah yang sebenarnya dikehendaki oleh Allah. maa sami'naa bihaadzaa fii almillati al-aakhirati in haadzaa illaa ikhtilaaqun 7. Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir [1298 ]; ini (mengesakan Allah), tidak lain hanyalah (dusta) yang diada- adakan, [1298 ] Yang dimaksud oleh orang-orang kafir Quraisy dengan "agama yang terakhir" ialah agama Nasrani yang menigakan Tuhan. aunzila 'alayhi aldzdzikru min bayninaa bal hum fii syakkin min dzikrii bal lammaa yadzuuquu 'adzaabi 8. mengapa Al-Qur' an itu diturunkan kepadanya di antara kita?" Sebenarnya mereka ragu-ragu terhadap Al-Qur'an-Ku, dan sebenarnya mereka belum merasakan azab-Ku. am 'indahum khazaa-inu rahmati rabbika al'aziizi alwahhaabi 9. Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemberi ? am lahum mulku alssamaawaati waal-ardhi wamaa baynahumaa falyartaquu fii al- asbaabi 10. Atau apakah bagi mereka kerajaan langit dan bumi dan yang ada di antara keduanya? (Jika ada), maka hendaklah mereka menaiki tangga- tangga (ke langit). jundun maa hunaalika mahzuumun mina al-ahzaabi 11. Suatu tentara yang besar yang berada disana dari golongan-golongan yang berserikat, pasti akan dikalahkan [1299 ]. [1299 ] Ayat ini menceritakan peperangan Khandak dimana terdapat tentara yang terdiri dari beberapa golongan yaitu golongan kaum musyrikin, Yahudi dan beberapa kabilah Arab yang menyerang kaum muslimin di Madinah. Peperangan ini berakhir dengan kocar- kacirnya tentara mereka. Sebahagian ahli tafsir mengatakan bahwa yang dimaksud di sini ialah peperangan Badar. kadzdzabat qablahum qawmu nuuhin wa'aadun wafir'awnu dzuu al- awtaadi 12. Telah mendustakan (rasul- rasul pula) sebelum mereka itu kaum Nuh, 'Aad, Fir'aun yang mempunyai tentara yang banyak, watsamuudu waqawmu luuthin wa-ash-haabu al-aykati ulaa-ika al-ahzaabu 13. dan Tsamud, kaum Luth dan penduduk Aikah [1300 ]. Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul- rasul). [1300 ] Lihat not 1089. in kullun illaa kadzdzaba alrrusula fahaqqa 'iqaabi 14. Semua mereka itu tidak lain hanyalah mendustakan rasul- rasul, maka pastilah (bagi mereka) azab-Ku. wamaa yanzhuru haaulaa-i illaa shayhatan waahidatan maa lahaa min fawaaqin 15. Tidaklah yang mereka tunggu melainkan hanya satu teriakan saja yang tidak ada baginya saat berselang [1301 ]. [1301 ] Satu teriakan itu ialah untuk tanda hari Kiamat dan teriakan ini amat keras dan cepat. waqaaluu rabbanaa 'ajjil lanaa qiththhanaa qabla yawmi alhisaabi 16. Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab". ishbir 'alaa maa yaquuluuna waudzkur 'abdanaa daawuuda dzaa al-aydi innahu awwaabun 17. Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan; dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan). innaa sakhkharnaa aljibaala ma'ahu yusabbihna bial'asyiyyi waal-isyraaqi 18. Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi, waalththhayra mahsyuuratan kullun lahu awwaabun 19. dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat taat kepada Allah. wasyadadnaa mulkahu waaataynaahu alhikmata wafashla alkhithaabi 20. Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmah 1302) dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan. [1302 ] Yang dimaksud hikmah di sini ialah kenabian, kesempurnaan ilmu dan ketelitian amal perbuatan. * wahal ataaka nabau alkhashmi idz tasawwaruu almihraaba 21. Dan adakah sampai kepadamu berita orang-orang yang berperkara ketika mereka memanjat pagar? its dakhaluu 'alaa daawuuda fafazi'a minhum qaaluu laa takhaf khashmaani baghaa ba'dhunaa 'alaa ba'dhin fauhkum baynanaa bialhaqqi walaa tusythith waihdinaa ilaa sawaa-i alshshiraathi 22. Ketika mereka masuk (menemui) Daud lalu ia terkejut karena kedatangan) mereka. Mereka berkata: "Janganlah kamu merasa takut; (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus. inna haadzaa akhii lahu tis'un watis'uuna na'jatan waliya na'jatun waah idatun faqaala akfilniihaa wa'azzanii fii alkhithaabi 23. Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja. Maka dia berkata : "Serahkanlah kambingmu itu kepadaku dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan". qaala laqad zhalamaka bisu-aali na'jatika ilaa ni'aajihi wa-inna katsiiran mina alkhulathaa-i layabghii ba'dhuhum 'alaa ba'dhin illaa alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati waqaliilun maa hum wazhanna daawuudu annamaa fatannaahu faistaghfara rabbahu wakharra raa ki'an wa-anaaba 24. Daud berkata: "Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat zalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini". Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat. faghafarnaa lahu dzaalika wa- inna lahu 'indanaa lazulfaa wahusna maaabin 25. Maka Kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. yaa daawuudu innaa ja'alnaaka khaliifatan fii al-ardhi fauhkum bayna alnnaasi bialhaqqi walaa tattabi'i alhawaa fayudhillaka 'an sabiili allaahi inna alladziina yadhilluuna 'an sabiili allaahi lahum 'adzaabun syadiidun bimaa nasuu yawma alhisaabi 26. Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang- orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan. wamaa khalaqnaa alssamaa-a waal-ardha wamaa baynahumaa baathilan dzaalika zhannu alladziina kafaruu fawaylun lilladziina kafaruu mina alnnaari 27. Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang- orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka. am naj'alu alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati kaalmufsidiina fii al-ardhi am naj'alu almuttaqiina kaalfujjaari 28. Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang- orang yang berbuat ma'siat? kitaabun anzalnaahu ilayka mubaarakun liyaddabbaruu aayaatihi waliyatadzakkara uluu al-albaabi 29. Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran. wawahabnaa lidaawuuda sulaymaana ni'ma al'abdu innahu awwaabun 30. Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat ta'at (kepada Tuhannya), * idz 'uridha 'alayhi bial'asyiyyi alshshaafinaatu aljiyaadu 31. ( ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore, faqaala innii ahbabtu hubba alkhayri 'an dzikri rabbii hattaa tawaarat bialhijaabi 32. maka ia berkata: "Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan". rudduuhaa 'alayya fathafiqa mashan bialssuuqi waal-a'naaqi 33. "Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku". Lalu ia potong kaki dan leher kuda itu. walaqad fatannaa sulaymaana wa-alqaynaa 'alaa kursiyyihi jasadan tsumma anaaba 34. Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat [1303 ]. [1303 ] Sebahagian ahli tafsir mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ujian ini ialah keberantakan kerajaan Sulaiman sehingga orang lain duduk di atas singgasananya. qaala rabbi ighfir lii wahab lii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba'dii innaka anta alwahhaa bu 35. Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". fasakhkharnaa lahu alrriiha tajrii bi-amrihi rukhaa-an haytsu ashaaba 36. Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya, waalsysyayaathiina kulla bannaa-in waghawwaasin 37. dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam, waaakhariina muqarraniina fii al-ashfaadi 38. dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu. haadzaa 'athaaunaa faumnun aw amsik bighayri hisaabin 39. Inilah anugerah Kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab. wa-inna lahu 'indanaa lazulfaa wahusna maaabin 40. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. * waudzkur 'abdanaa ayyuuba idz naadaa rabbahu annii massaniya alsysyaythaanu binushbin wa'adzaabin 41. Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Tuhan-nya: "Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan". urkudh birijlika haadzaa mughtasalun baaridun wasyaraabun 42. ( Allah berfirman): "Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum". wawahabnaa lahu ahlahu wamitslahum ma'ahum rah matan minnaa wadzikraa li- ulii al-albaabi 43. Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai fikiran. wakhudz biyadika dhightsan faidhrib bihi walaa tahnats innaa wajadnaahu shaabiran ni'ma al'abdu innahu awwaabun 44. Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat ta'at (kepada Tuhan-nya) [1304 ]. [1304 ] Nabi Ayyub a.s. menderita penyakit kulit beberapa waktu lamanya dan dia memohon pertolongan kepada Allah s.w.t. Allah kemudian memperkenankan do'anya dan memerintahkan agar dia menghentakkan kakinya ke bumi. Ayyub mentaati perintah itu maka keluarlah air dari bekas kakinya atas petunjuk Allah, Ayyub pun mandi dan minum dari air itu, sehingga sembuhlah dia dari penyakitnya dan dia dapat berkumpul kembali dengan keluarganya. Maka mereka kemudia berkembang biak sampai jumlah mereka dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. Pada suatu ketika Ayyub teringat akan sumpahnya, bahwa dia akan memukul isterinya bilamana sakitnya sembuh disebabkan isterinya pernah lalai mengurusinya sewaktu dia masih sakit. Akan tetapi timbul dalam hatinya rasa hiba dan sayang kepada isterinya sehingga dia tidak dapat memenuhi sumpahnya. Oleh sebab itu turunlah perintah Allah seperti yang tercantum dalam ayat 44 di atas, agar dia dapat memenuhi sumpahnya dengan tidak menyakiti isterinya yaitu memukulnya dengan dengan seikat rumput. waudzkur 'ibaadanaa ibraahiima wa-ishaaqa waya'quuba ulii al- aydii waal-abshaari 45. Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan- perbuatan yang besar dan ilmu- ilmu yang tinggi. innaa akhlashnaahum bikhaalishatin dzikraa alddaari 46. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. wa-innahum 'indanaa lamina almusthafayna al-akhyaari 47. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik. waudzkur ismaa'iila wa-ilyasa'a wadzaa alkifli wakullun mina al- akhyaari 48. Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik. haadzaa dzikrun wa-inna lilmuttaqiina lahusna maaabin 49. Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik, jannaati 'adnin mufattahatan lahumu al-abwaabu 50. ( yaitu) syurga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka, * muttaki-iina fiihaa yad'uuna fiihaa bifaakihatin katsiiratin wasyaraabin 51. di dalamnya mereka bertelekan (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman di surga itu. wa'indahum qaasiraatu alththharfi atraabun 52. Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya. haadzaa maa tuu'aduuna liyawmi alhisaabi 53. Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari berhisab. inna haadzaa larizqunaa maa lahu min nafaadin 54. Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezki dari Kami yang tiada habis-habisnya. haadzaa wa-inna lilththaaghiina lasyarra maaabin 55. Beginilah (keadaan mereka). Dan sesungguhnya bagi orang- orang yang durhaka benar- benar (disediakan) tempat kembali yang buruk, jahannama yashlawnahaa fabi/ sa almihaadu 56. ( yaitu) neraka Jahannam, yang mereka masuk ke dalamnya; maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat tinggal. haadzaa falyadzuuquuhu hamiimun waghassaaqun 57. Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin. waaakharu min syaklihi azwaajun 58. Dan azab yang lain yang serupa itu berbagai macam. haadzaa fawjun muqtahimun ma'akum laa marhaban bihim innahum shaaluu alnnaari 59. ( Dikatakan kepada mereka): "Ini adalah suatu rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)". (Berkata pemimpin-pemimpin mereka yang durhaka): "Tiadalah ucapan selamat datang kepada mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka". qaaluu bal antum laa marhaban bikum antum qaddamtumuuhu lanaa fabi/sa alqaraaru 60. Pengikut-pengikut mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah. Tiada ucapan selamat datang bagimu, karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab, maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat menetap". * qaaluu rabbanaa man qaddama lanaa haadzaa fazidhu 'adzaaban dhi'fan fii alnnaari 61. Mereka berkata (lagi): "Ya Tuhan kami; barang siapa yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat ganda di dalam neraka". waqaaluu maa lanaa laa naraa rijaalan kunnaa na'udduhum mina al-asyraari 62. Dan (orang-orang durhaka) berkata: "Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu (di dunia) kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina). attakhadznaahum sikhriyyan am zaaghat 'anhumu al-abshaaru 63. Apakah kami dahulu menjadikan mereka olok-olokan, ataukah karena mata kami tidak melihat mereka?" inna dzaalika lahaqqun takhaasumu ahli alnnaari 64. Sesungguhnya yang demikian itu pasti terjadi, (yaitu) pertengkaran penghuni neraka. qul innamaa anaa mundzirun wamaa min ilaahin illaa allaahu alwaahidu alqahhaaru 65. Katakanlah (ya Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan. rabbu alssamaawaati waal-ardhi wamaa baynahumaa al'aziizu alghaffaaru 66. Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. qul huwa nabaun 'azhiimun 67. Katakanlah: "Berita itu adalah berita yang besar, antum 'anhu mu'ridhuuna 68. yang kamu berpaling daripadanya. maa kaana liya min 'ilmin bialmala-i al-a'laa idz yakhtashimuuna 69. Aku tiada mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang al mala'ul a'la (malaikat) itu ketika mereka berbantah- bantahan. in yuuhaa ilayya illaa annamaa anaa nadziirun mubiinun 70. Tidak diwahyukan kepadaku, melainkan bahwa sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata". * idz qaala rabbuka lilmalaa-ikati innii khaaliqun basyaran min thiinin 71. ( Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah". fa-idzaa sawwaytuhu wanafakhtu fiihi min ruuhii faqa'uu lahu saajidiina 72. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya". fasajada almalaa-ikatu kulluhum ajma'uuna 73. Lalu seluruh malaikat- malaikat itu bersujud semuanya, illaa ibliisa istakbara wakaana mina alkaafiriina 74. kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang- orang yang kafir. qaala yaa ibliisu maa mana'aka an tasjuda limaa khalaqtu biyadayya astakbarta am kunta mina al'aa liina 75. Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku- ciptakan dengan kedua tangan- Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang- orang yang (lebih) tinggi?". qaala anaa khayrun minhu khalaqtanii min naarin wakhalaqtahu min thiinin 76. Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah". qaala faukhruj minhaa fa-innaka rajiimun 77. Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, wa-inna 'alayka la'natii ilaa yawmi alddiini 78. Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan". qaala rabbi fa-anzhirnii ilaa yawmi yub'atsuuna 79. Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan". qaala fa-innaka mina almunzhariina 80. Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, * ilaa yawmi alwaqti alma'luumi 81. sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)". qaala fabi'izzatika laughwiyannahum ajma'iina 82. Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, illaa 'ibaadaka minhumu almukhlashiina 83. kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka [1305 ]. [1305 ] Lihat not 799. qaala faalhaqqu waalhaqqa aquulu 84. Allah berfirman: "Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan". la-amla-anna jahannama minka wamimman tabi'aka minhum ajma'iina 85. Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya. qul maa as-alukum 'alayhi min ajrin wamaa anaa mina almutakallifiina 86. Katakanlah (hai Muhammad): "Aku tidak meminta upah sedikitpun padamu atas da'wahku dan bukanlah aku termasuk orang- orang yang mengada-adakan. in huwa illaa dzikrun lil'aalamiina 87. Al-Qur'an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. walata'lamunna naba-ahu ba'da h iinin 88. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al-Qur'an setelah beberapa waktu lagi [1306 ]. [1306 ] Kebenaran berita-berita Al-Qur'an itu ada yang terlaksana di dunia dan ada pula yang terlaksana di akhirat; yang terlaksana di dunia seperti kebenaran janji Allah kepada orang-orang Mu'min bahwa mereka akan menang dalam peperangan dengan kaum musyrikin, dan yg terlaksana di akhirat seperti kbenaran janji Allah tntang balasn atau prhitungan yg akn dilkukn terhadp manusia.

Surah Az Zumar: jumlah Ayat: 75

tanziilu alkitaabi mina allaahi al'aziizi alhakiimi 1. Kitab (Al-Qur'an ini) diturunkan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. innaa anzalnaa ilayka alkitaaba bialhaqqi fau'budi allaaha mukhlishan lahu alddiina 2. Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Qur'an) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya. alaa lillaahi alddiinu alkhaalishu waalladziina ittakhadzuu min duunihi awliyaa-a maa na'buduhum illaa liyuqarribuunaa ilaa allaahi zulfaa inna allaaha yahkumu baynahum fii maa hum fiihi yakhtalifuuna inna allaaha laa yahdii man huwa kaadzibun kaffaarun 3. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. law araada allaahu an yattakhidza waladan laisthafaa mimmaa yakhluqu maa yasyaau subhaanahu huwa allaahu alwaahidu alqahhaaru 4. Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki- Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. khalaqa alssamaawaati waal- ardha bialhaqqi yukawwiru allayla 'alaa alnnahaari wayukawwiru alnnahaara 'alaa allayli wasakhkhara alsysyamsa waalqamara kullun yajrii li-ajalin musamman alaa huwa al'aziizu alghaffaaru 5. Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. khalaqakum min nafsin waah idatin tsumma ja'ala minhaa zawjahaa wa-anzala lakum mina al-an'aami tsamaaniyata azwaajin yakhluqukum fii buthuuni ummahaatikum khalqan min ba'di khalqin fii zhulumaatin tsalaatsin dzaalikumu allaahu rabbukum lahu almulku laa ilaaha illaa huwa fa-annaa tushrafuuna 6. Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan [1307 ]. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan? [1307 ]. Tiga kegelapan itu ialah kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup anak dalam rahim. in takfuruu fa-inna allaaha ghaniyyun 'ankum walaa yardaa li'ibaadihi alkufra wa-in tasykuruu yardhahu lakum walaa taziru waaziratun wizra ukhraa tsumma ilaa rabbikum marji'ukum fayunabbi-ukum bimaa kuntum ta'maluuna innahu 'aliimun bidzaati alshshuduuri 7. Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu [1308 ] dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain [1309 ]. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu. [1308 ]. Maksudnya: manusia beriman atau tidak hal itu tidak merugikan Tuhan sedikitpun. [1309 ]. Maksudnya: masing- masing memikul dosanya sendiri-sendiri. wa-idzaa massa al-insaana dhurrun da'aa rabbahu muniiban ilayhi tsumma idzaa khawwalahu ni'matan minhu nasiya maa kaana yad'uu ilayhi min qablu waja'ala lillaahi andaadan liyudhilla 'an sabiilihi qul tamatta' bikufrika qaliilan innaka min ash -haabi alnnaari 8. Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan ni'mat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdo'a (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: "Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka". amman huwa qaanitun aanaa-a allayli saajidan waqaa-iman yahtsaru al-aakhirata wayarjuu rahmata rabbihi qul hal yastawii alladziina ya'lamuuna waalladziina laa ya'lamuuna innamaa yatadzakkaru uluu al- albaabi 9. ( Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang- orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. qul yaa 'ibaadi alladziina aamanuu ittaquu rabbakum lilladziina ahsanuu fii haadzihi alddunyaa hasanatun wa-ardhu allaahi waasi'atun innamaa yuwaffaa alshshaabiruuna ajrahum bighayri hisaabin 10. Katakanlah: "Hai hamba- hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. qul innii umirtu an a'buda allaa ha mukhlishan lahu alddiina 11. Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada- Nya dalam (menjalankan) agama. waumirtu li-an akuuna awwala almuslimiina 12. Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri". qul innii akhaafu in 'ashaytu rabbii 'adzaaba yawmin 'azhiimin 13. Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku". quli allaaha a'budu mukhlishan lahu diinii 14. Katakanlah: "Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada- Nya dalam (menjalankan) agamaku". fau'buduu maa syi/tum min duunihi qul inna alkhaasiriina alladziina khasiruu anfusahum wa-ahliihim yawma alqiyaamati alaa dzaalika huwa alkhusraanu almubiinu 15. Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia [1310 ]. Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat". Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. [1310 ]. Perintah ini bukanlah menurut arti yang sebenarnya, tetapi sebagai pernyataan kemurkaan Allah terhadap kaum musyrikin yang telah berkali-kali diajak kepada Tauhid tetapi mereka selalu ingkar. lahum min fawqihim zhulalun mina alnnaari wamin tahtihim zhulalun dzaalika yukhawwifu allaahu bihi 'ibaadahu yaa 'ibaadi faittaquuni 16. Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah merekapun lapisan- lapisan (dari api). Demikianlah Allah mempertakuti hamba- hamba-Nya dengan azab itu. Maka bertakwalah kepada-Ku hai hamba-hamba-Ku. waalladziina ijtanabuu alththaaghuuta an ya'buduuhaa wa-anaabuu ilaa allaahi lahumu albusyraa fabasysyir 'ibaadi 17. Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya [1311 ] dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku, [1311 ]. "Thaghut" ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain Allah s.w.t. alladziina yastami'uuna alqawla fayattabi'uuna ahsanahu ulaa- ika alladziina hadaahumu allaahu waulaa-ika hum uluu al- albaabi 18. yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya [1312 ]. Mereka itulah orang- orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal. [1312 ]. Maksudnya ialah mereka yang mendengarkan ajaran- ajaran Al-Qur'an dan ajaran- ajaran yang lain, tetapi yang diikutinya ialah ajaran-ajaran Al- Qur'an karena ia adalah yang paling baik. afaman haqqa 'alayhi kalimatu al'adzaabi afa-anta tunqidzu man fii alnnaari 19. Apakah (kamu hendak merobah nasib) orang-orang yang telah pasti ketentuan azab atasnya? Apakah kamu akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka? laakini alladziina ittaqaw rabbahum lahum ghurafun min fawqihaa ghurafun mabniyyatun tajrii min tahtihaa al-anhaaru wa'da allaahi laa yukhlifu allaahu almii'aada 20. Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat- tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar- benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya. * alam tara anna allaaha anzala mina alssamaa-i maa-an fasalakahu yanaabii'a fii al-ardhi tsumma yukhriju bihi zar'an mukhtalifan alwaa nuhu tsumma yahiiju fataraahu mushfarran tsumma yaj'aluhu huthaaman inna fii dzaalika ladzikraa li-ulii al-albaabi 21. Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning- kuningan, kemudian dijadikan- Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang- orang yang mempunyai akal. afaman syaraha allaahu shadrahu lil-islaami fahuwa 'alaa nuurin min rabbihi fawaylun lilqaasiyati quluubuhum min dzikri allaahi ulaa-ika fii dhalaalin mubiinin 22. Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. allaahu nazzala ahsana alhadiitsi kitaaban mutasyaabihan matsaaniya taqsya'irru minhu juluudu alladziina yakhsyawna rabbahum tsumma taliinu juluuduhum waquluubuhum ilaa dzikri allaahi dzaalika hudaa allaahi yahdii bihi man yasyaau waman yudhlili allaahu famaa lahu min haadin 23. Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang [1313 ], gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun. [1313 ]. Maksud berulang-ulang di sini ialah hukum-hukum, pelajaran dan kisah-kisah itu diulang-ulang menyebutnya dalam Al-Qur'an supaya lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap. Sebahagian ahli Tafsir mengatakan bahwa maksudnya itu ialah bahwa ayat-ayat Al- Qur'an itu diulang-ulang membacanya seperti tersebut dalam mukaddimah surat Al Faatihah. afaman yattaqii biwajhihi suu-a al'adzaa bi yawma alqiyaamati waqiila lilzhzhaalimiina dzuuquu maa kuntum taksibuuna 24. Maka apakah orang-orang yang menoleh dengan mukanya menghindari azab yang buruk pada hari kiamat (sama dengan orang mu'min yang tidak kena azab)? Dan dikatakan kepada orang-orang yang zalim: "Rasakanlah olehmu balasan apa yang telah kamu kerjakan". kadzdzaba alladziina min qablihim fa-ataahumu al'adzaabu min haytsu laa yasy'uruuna 25. Orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul), maka datanglah kepada mereka azab dari arah yang tidak mereka sangka. fa-adzaaqahumu allaahu alkhizya fii alhayaati alddunyaa wala'adzaabu al-aakhirati akbaru law kaanuu ya'lamuuna 26. Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab pada hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui. walaqad dharabnaa lilnnaasi fii haadzaa alqur-aani min kulli matsalin la'allahum yatadz akkaruuna 27. Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al- Qur'an ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. qur-aanan 'arabiyyan ghayra dzii 'iwajin la'allahum yattaquuna 28. ( Ialah) Al-Qur'an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa. dharaba allaahu matsalan rajulan fiihi syurakaau mutasyaakisuuna warajulan salaman lirajulin hal yastawiyaa ni matsalan alhamdu lillaahi bal aktsaruhum laa ya'lamuuna 29. Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan dan seorang budak yang menjadi milik penuh dari seorang laki-laki (saja); Adakah kedua budak itu sama halnya? Segala puji bagi Allah tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. innaka mayyitun wa-innahum mayyituuna 30. Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). * tsumma innakum yawma alqiyaa mati 'inda rabbikum takhtashimuuna 31. Kemudian sesungguhnya kamu pada hari kiamat akan berbantah-bantah di hadapan Tuhanmu. faman azhlamu mimman kadzaba 'alaa allaahi wakadzdzaba bialshshidqi idz jaa-ahu alaysa fii jahannama matswan lilkaafiriina 32. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya? Bukankah di neraka Jahannam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir? waalladzii jaa-a bialshshidqi washaddaqa bihi ulaa-ika humu almuttaquuna 33. Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa. lahum maa yasyaauuna 'inda rabbihim dzaalika jazaau almuhsiniina 34. Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik, liyukaffira allaahu 'anhum aswa- a alladzii 'amiluu wayajziyahum ajrahum bi-ahsani alladzii kaanuu ya'maluuna 35. agar Allah akan menutupi (mengampuni) bagi mereka perbuatan yang paling buruk yang mereka kerjakan dan membalas mereka dengan upah yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. alaysa allaahu bikaafin 'abdahu wayukhawwifuunaka bialladz iina min duunihi waman yudhlili allaahu famaa lahu min haadin 36. Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-hamba-Nya. Dan mereka mempertakuti kamu dengan (sembahan- sembahan) yang selain Allah? Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidak seorangpun pemberi petunjuk baginya. waman yahdi allaahu famaa lahu min mudhillin alaysa allaahu bi'aziizin dzii intiqaamin 37. Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorangpun yang dapat menyesatkannya. Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) mengazab? wala-in sa-altahum man khalaqa alssamaa waati waal-ardha layaquulunna allaahu qul afara- aytum maa tad'uuna min duuni allaahi in araadaniya allaahu bidhurrin hal hunna kaasyifaatu dhurrihi aw araadanii birahmatin hal hunna mumsikaatu rahmatihi qul hasbiya allaahu 'alayhi yatawakkalu almutawakkiluuna 38. Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab: "Allah". Katakanlah: "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmatNya?. Katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku". Kepada-Nyalah bertawakkal orang-orang yang berserah diri. qul yaa qawmi i'maluu 'alaa makaanatikum innii 'aamilun fasawfa ta'lamuuna 39. Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui, man ya/tiihi 'adzaabun yukhziihi wayahillu 'alayhi 'adzaabun muqiimun 40. siapa yang akan mendapat siksa yang menghinakannya dan lagi ditimpa oleh azab yang kekal". * innaa anzalnaa 'alayka alkitaaba lilnnaasi bialhaqqi famani ihtadaa falinafsihi waman dhalla fa-innamaa yadhillu 'alayhaa wamaa anta 'alayhim biwakiilin 41. Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al-Qur'an) untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka. allaahu yatawaffaa al-anfusa hiina mawtihaa waallatii lam tamut fii manaamihaa fayumsiku allatii qadaa 'alayhaa almawta wayursilu al-ukhraa ilaa ajalin musamman inna fii dzaalika laaayaatin liqawmin yatafakkaruuna 42. Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan [1314 ]. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. [1314 ]. Maksudnya: orang- orang yang mati itu rohnya ditahan Allah sehingga tidak dapat kembali kepada tubuhnya; dan orang-orang yang tidak mati hanya tidur saja, rohnya dilepaskan sehingga dapat kembali kepadanya lagi. ami ittakhadzuu min duuni allaahi syufa'aa-a qul awa law kaanuu laa yamlikuuna syay-an walaa ya'qiluuna 43. Bahkan mereka mengambil pemberi syafa'at selain Allah. Katakanlah: "Dan apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?" qul lillaahi alsysyafaa'atu jamii'an lahu mulku alssamaa waati waal-ardhi tsumma ilayhi turja'uuna 44. Katakanlah: "Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan" wa-idzaa dzukira allaahu wahdahu isyma-azzat quluubu alladziina laa yu/minuuna bial- aakhirati wa-idzaa dzukira alladziina min duunihi idzaa hum yastabsyiruuna 45. Dan apabila hanya nama Allah saja disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan- sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati. quli allaahumma faathira alssamaawaati waal-ardhi 'aalima alghaybi waalsysyahaadati anta tahkumu bayna 'ibaadika fii maa kaanuu fiihi yakhtalifuuna 46. Katakanlah: "Wahai Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui barang ghaib dan yang nyata, Engkaulah Yang memutuskan antara hamba- hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka memperselisihkannya." walaw anna lilladziina zhalamuu maa fii al-ardhi jamii'an wamitslahu ma'ahu laiftadaw bihi min suu-i al'adzaa bi yawma alqiyaamati wabadaa lahum mina allaahi maa lam yakuunuu yahtasibuuna 47. Dan sekiranya orang-orang yang zalim mempunyai apa yang ada di bumi semuanya dan (ada pula) sebanyak itu besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu dari siksa yang buruk pada hari kiamat. Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan. wabadaa lahum sayyi-aatu maa kasabuu wahaaqa bihim maa kaanuu bihi yastahzi-uuna 48. Dan (jelaslah) bagi mereka akibat buruk dari apa yang telah mereka perbuat dan mereka diliputi oleh pembalasan yang mereka dahulu selalu memperolok-olokkannya. fa-idzaa massa al-insaana dhurrun da'aanaa tsumma idzaa khawwalnaahu ni'matan minnaa qaala innamaa uutiituhu 'alaa 'ilmin bal hiya fitnatun walaa kinna aktsarahum laa ya'lamuuna 49. Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya ni'mat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi ni'mat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui. qad qaalahaa alladziina min qablihim famaa aghnaa 'anhum maa kaanuu yaksibuuna 50. Sungguh orang-orang yang sebelum mereka (juga) telah mengatakan itu pula, maka tiadalah berguna bagi mereka apa yang dahulu mereka usahakan. * fa-ashaabahum sayyi-aatu maa kasabuu waalladziina zhalamuu min haaulaa-i sayushiibuhum sayyi-aatu maa kasabuu wamaa hum bimu'jiziina 51. Maka mereka ditimpa oleh akibat buruk dari apa yang mereka usahakan. Dan orang- orang yang zalim di antara mereka akan ditimpa akibat buruk dari usahanya dan mereka tidak dapat melepaskan diri. awa lam ya'lamuu anna allaaha yabsuthu alrrizqa liman yasyaau wayaqdiru inna fii dzaalika laaayaatin liqawmin yu/ minuuna 52. Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang dikehendaki-Nya? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman. qul yaa 'ibaadiya alladziina asrafuu 'alaa anfusihim laa taqnathuu min rahmati allaahi inna allaaha yaghfiru aldzdzunuuba jamii'an innahu huwa alghafuuru alrrahiimu 53. Katakanlah: "Hai hamba- hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa [1315 ] semuanya. Sesungguhnya Dia- lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [1315 ]. Dalam hubungan ini lihat suart (4) An Nisa ayat 48.
wa-aniibuu ilaa rabbikum wa- aslimuu lahu min qabli an ya/ tiyakumu al'adzaa bu tsumma laa tunsharuuna 54. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi). waittabi'uu ahsana maa unzila ilaykum min rabbikum min qabli an ya/tiyakumu al'adzaa bu baghtatan wa-antum laa tasy'uruuna 55. Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu [1316 ] sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya, [1316 ]. Maksudnya: Al-Qur'an an taquula nafsun yaa hasrataa 'alaa maa farrathtu fii janbi allaahi wa-in kuntu lamina alssaakhiriina 56. supaya jangan ada orang yang mengatakan: "Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang- orang yang memperolok- olokkan (agama Allah ), aw taquula law anna allaaha hadaanii lakuntu mina almuttaqiina 57. atau supaya jangan ada yang berkata: 'Kalau sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku tentulah aku termasuk orang- orang yang bertakwa'. aw taquula hiina taraa al'adzaaba law anna lii karratan fa-akuuna mina almuhsiniina 58. Atau supaya jangan ada yang berkata ketika ia melihat azab 'Kalau sekiranya aku dapat kemnbali (ke dunia), niscaya aku akan termasuk orang-orang berbuat baik'. balaa qad jaa-atka aayaatii fakadzdzabta bihaa waistakbarta wakunta mina alkaa firiina 59. ( Bukan demikian) sebenarya telah datang keterangan- keterangan-Ku kepadamu lalu kamu mendustakannya dan kamu menyombongkan diri dan adalah kamu termasuk orang- orang yang kafir". wayawma alqiyaamati taraa alladziina kadzabuu 'alaa allaahi wujuuhuhum muswaddatun alaysa fii jahannama matswan lilmutakabbiriina 60. Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri? * wayunajjii allaahu alladziina ittaqaw bimafaazatihim laa yamassuhumu alssuu-u walaa hum yahzanuuna 61. Dan Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangan mereka, mereka tiada disentuh oleh azab (neraka dan tidak pula) mereka berduka cita. allaahu khaaliqu kulli syay-in wahuwa 'alaa kulli syay-in wakiilun 62. Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu. lahu maqaaliidu alssamaawaati waal-ardhi waalladziina kafaruu bi-aayaati allaahi ulaa-ika humu alkhaasiruuna 63. Kepunyaan-Nyalah kunci- kunci (perbendaharaan) langit dan bumi. Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, mereka itulah orang- orang yang merugi. qul afaghayra allaahi ta/ muruunnii a'budu ayyuhaa aljaahiluuna 64. Katakanlah: "Maka apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, hai orang-orang yang tidak berpengetahuan?" walaqad uuhiya ilayka wa-ilaa alladziina min qablika la-in asyrakta layahbathanna 'amaluka walatakuunanna mina alkhaa siriina 65. Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. bali allaaha fau'bud wakun mina alsysyaakiriina 66. Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur". wamaa qadaruu allaaha haqqa qadrihi waal-ardhu jamii'an qabdhatuhu yawma alqiyaamati waalssamaawaatu mathwiyyaatun biyamiinihi subhaanahu wata'aalaa 'ammaa yusyrikuuna 67. Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya [1317 ]. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. [1317 ]. Ayat ini menggambarkan kebesaran dan kekuasaan Allah dan hanya Dialah yang berkuasa pada hari kiamat. wanufikha fii alshshuuri fasha'iqa man fii alssamaawaati waman fii al-ardhi illaa man syaa-a allaahu tsumma nufikha fiihi ukhraa fa-idzaa hum qiyaamun yanzhuruuna 68. Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing). wa-asyraqati al-ardhu binuuri rabbihaa wawudhi'a alkitaabu wajii-a bialnnabiyyiina waalsysyuhadaa -i waqudhiya baynahum bialhaqqi wahum laa yuzhlamuuna 69. Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan. wawuffiyat kullu nafsin maa 'amilat wahuwa a'lamu bimaa yaf'aluuna 70. Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan. * wasiiqa alladziina kafaruu ilaa jahannama zumaran hattaa idzaa jaauuhaa futihat abwaabuhaa waqaala lahum khazanatuhaa alam ya/tikum rusulun minkum yatluuna 'alaykum aa yaati rabbikum wayundziruunakum liqaa-a yawmikum haadzaa qaaluu balaa walaakin haqqat kalimatu al'adzaabi 'alaa alkaafiriina 71. Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong- rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat- ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?" Mereka menjawab: "Benar (telah datang)". Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir. qiila udkhuluu abwaaba jahannama khaalidiina fiihaa fabi/sa matswaa almutakabbiriina 72. Dikatakan (kepada mereka): "Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya" Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri. wasiiqa alladziina ittaqaw rabbahum ilaa aljannati zumaran hattaa idzaa jaauuhaa wafutihat abwaabuhaa waqaala lahum khazanatuhaa salaamun 'alaykum thibtum faudkhuluuhaa khaalidiina 73. Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam syurga berombong- rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke syurga itu sedang pintu- pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah syurga ini, sedang kamu kekal di dalamnya". waqaaluu alhamdu lillaahi alladzii shadaqanaa wa'dahu wa-awratsanaa al-ardha natabawwau mina aljannati h aytsu nasyaau fani'ma ajru al'aamiliina 74. Dan mereka mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam syurga di mana saja yang kami kehendaki; maka syurga itulah sebaik-baik balasan bagi orang- orang yang beramal". wataraa almalaa-ikata haaffiina min hawli al'arsyi yusabbihuuna bihamdi rabbihim waqudhiya baynahum bialhaqqi waqiila alhamdu lillaahi rabbi al'aalamiina 75. Dan kamu (Muhammad) akan melihat malaikat-mmlaikat berlingkar di sekeliling 'Arsy bertasbih sambil memuji Tuhannya; dan diberi putusan di antara hamba-hamba Allah dengan adil dan diucapkan: "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam".

Surah Al Mu 'min: jumlah Ayat: 85

haa-miim 1. Haa Miim [1318 ]. [1318 ] Lihat not 10. tanziilu alkitaabi mina allaahi al'aziizi al'aliimi 2. Diturunkan Kitab ini (Al- Qur'an) dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui, ghaafiri aldzdzanbi waqaabili alttawbi syadiidi al'iqaabi dzii alththhawli laa ilaaha illaa huwa ilayhi almashiiru 3. Yang Mengampuni dosa dan Menerima taubat lagi keras hukuman-Nya. Yang mempunyai karunia. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Hanya kepada-Nyalah kembali (semua makhluk). maa yujaadilu fii aayaati allaahi illaa alladziina kafaruu falaa yaghrurka taqallubuhum fii albilaa di 4. Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat- ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu. kadzdzabat qablahum qawmu nuuhin waal-ahzaabu min ba'dihim wahammat kullu ummatin birasuulihim liya/ khudz uuhu wajaadaluu bialbaathili liyudhidhuu bihi alhaqqa fa-akhadztuhum fakayfa kaana 'iqaabi 5. Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan (rasul) dan tiap- tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran dengan yang batil itu; karena itu Aku azab mereka. Maka betapa (pedihnya) azab- Ku? wakadzaalika haqqat kalimatu rabbika 'alaa alladziina kafaruu annahum ash-haabu alnnaari 6. Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan azab Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka. alladziina yahmiluuna al'arsya waman hawlahu yusabbihuuna bihamdi rabbihim wayu/ minuuna bihi wayastaghfiruuna lilladz iina aamanuu rabbanaa wasi'ta kulla syay-in rahmatan wa'ilman faighfir lilladziina taabuu waittaba'uu sabiilaka waqihim 'adzaaba aljahiimi 7. ( Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, rabbanaa wa-adkhilhum jannaati 'adnin allatii wa'adtahum waman shalaha min aabaa-ihim wa-azwaajihim wadzurriyyaatihim innaka anta al'aziizu alhakiimu 8. ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam syurga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, waqihimu alssayyi-aati waman taqi alssayyi-aati yawma-idzin faqad rahimtahu wadzaalika huwa alfawzu al'azhiimu 9. dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang- orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar". inna alladziina kafaruu yunaadawna lamaqtu allaahi akbaru min maqtikum anfusakum idz tud'awna ilaa al- iimaani fatakfuruuna 10. Sesungguhnya orang-orang yang kafir diserukan kepada mereka (pada hari kiamat): "Sesungguhnya kebencian Allah (kepadamu) lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri karena kamu diseru untuk beriman lalu kamu kafir". qaaluu rabbanaa amattanaa itsnatayni wa-ahyaytanaa itsnatayni fai'tarafnaa bidzunuubinaa fahal ilaa khuruujin min sabiilin 11. Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?" dzaalikum bi-annahu idzaa du'iya allaahu wahdahu kafartum wa-in yusyrak bihi tu/ minuu faalh ukmu lillaahi al'aliyyi alkabiiri 12. Yang demikian itu adalah karena kamu kafir apabila Allah saja disembah. Dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. huwa alladzii yuriikum aayaatihi wayunazzilu lakum mina alssamaa -i rizqan wamaa yatadzakkaru illaa man yuniibu 13. Dia-lah yang memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Nya dan menurunkan untukmu rezki dari langit. Dan tiadalah mendapat pelajaran kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah). faud'uu allaaha mukhlishiina lahu alddiina walaw kariha alkaa firuuna 14. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya, meskipun orang- orang kafir tidak menyukai (nya). rafii'u alddarajaati dzuu al'arsyi yulqii alrruuha min amrihi 'alaa man yasyaau min 'ibaadihi liyundzira yawma alttalaaqi 15. ( Dialah) Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai 'Arsy, Yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah- Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat). yawma hum baarizuuna laa yakhfaa 'alaa allaahi minhum syay-un limani almulku alyawma lillaa hi alwaahidi alqahhaari 16. ( Yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman): "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. alyawma tujzaa kullu nafsin bimaa kasabat laa zhulma alyawma inna allaaha sarii'u alhisaabi 17. Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya. wa-andzirhum yawma al- aazifati idzi alquluubu ladaa alhanaajiri kaatsimiina maa lilzhzhaalimiina min hamiimin walaa syafii'in yuthaa'u 18. Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya. ya'lamu khaa-inata al-a'yuni wamaa tukhfii alshshuduuru 19. Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat [1319 ] dan apa yang disembunyikan oleh hati. [1319 ] Yang dimaksud dengan "pandangan mata yang khianat" adalah pandangan yang dilarang, seperti memandang kepada wanita yang bukan muhrimnya. waallaahu yaqdhii bialhaqqi waalladziina yad'uuna min duunihi laa yaqdhuuna bisyay-in inna allaaha huwa alssamii'u albashiiru 20. Dan Allah menghukum dengan keadilan. Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tiada dapat menghukum dengan sesuatu apapun. Sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. * awa lam yasiiruu fii al-ardhi fayanzhuruu kayfa kaana 'aaqibatu alladziina kaanuu min qablihim kaanuu hum asyadda minhum quwwatan waaa tsaaran fii al-ardhi fa- akhadzahumu allaahu bidzunuubihim wamaa kaana lahum mina allaahi min waaqin 21. Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi [l320 ], maka Allah mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari azab Allah. [1320 ] Maksudnya: bangunan, alat perlengkapan, benteng- benteng dan istana-istana. dzaalika bi-annahum kaanat ta/ tiihim rusuluhum bialbayyinaati fakafaruu fa-akhadzahumu allaahu innahu qawiyyun syadiidu al'iqaabi 22. Yang demiklan itu adalah karena telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata [1321 ] lalu mereka kafir; maka Allah mengazab mereka. Sesungguhnya Dia Maha Kuat lagi Maha Keras hukuman- Nya. [1321 ] Maksudnya: mu'jizat, hukum-hukum, dan ajaran- ajaran yang dibawanya. walaqad arsalnaa muusaa bi- aayaatinaa wasulthaanin mubiinin 23. Dan sesungguhnya telah Kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami dan keterangan yang nyata, ilaa fir'awna wahaamaana waqaaruuna faqaaluu saahirun kadzdzaabun 24. kepada Fir'aun, Haman dan Qarun; maka mereka berkata: "(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta". falammaa jaa-ahum bialhaqqi min 'indinaa qaaluu uqtuluu abnaa-a alladziina aamanuu ma'ahu waistahyuu nisaa-ahum wamaa kaydu alkaafiriina illaa fii dhalaalin 25. Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi Kami mereka berkata: "Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanita-wanita mereka". Dan tipu daya orang- orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia (belaka). waqaala fir'awnu dzaruunii aqtul muusaa walyad'u rabbahu innii akhaafu an yubaddila diinakum aw an yuzhhira fii al- ardhi alfasaada 26. Dan berkata Fir'aun (kepada pembesar-pembesarnya): "Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi". waqaala muusaa innii 'udztu birabbii warabbikum min kulli mutakabbirin laa yu/minu biyawmi alhisaabi 27. Dan Musa berkata: "Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab". waqaala rajulun mu/minun min aali fir'awna yaktumu iimaanahu ataqtuluuna rajulan an yaquula rabbiyya allaahu waqad jaa-akum bialbayyinaati min rabbikum wa-in yaku kaadz iban fa'alayhi kadzibuhu wa-in yaku shaadiqan yushibkum ba'dhu alladzii ya'idukum inna allaaha laa yahdii man huwa musrifun kadzdzaa bun 28. Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut- pengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan- keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu". Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta. yaa qawmi lakumu almulku alyawma zhaahiriina fii al-ardhi faman yanshurunaa min ba/si allaahi in jaa-anaa qaala fir'awnu maa uriikum illaa maa araa wamaa ahdiikum illaa sabiila alrrasyaadi 29. ( Musa berkata): "Hai kaumku, untukmulah kerajaan pada hari ini dengan berkuasa di muka bumi. Siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!" Fir'aun berkata: "Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar". waqaala alladzii aamana yaa qawmi innii akhaafu 'alaykum mitsla yawmi al-ahzaabi 30. Dan orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu. * mitsla da/bi qawmi nuuhin wa'aadin watsamuuda waalladziina min ba'dihim wamaa allaahu yuriidu zhulman lil'ibaadi 31. ( Yakni) seperti keadaan kaum Nuh, 'Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. Dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya. wayaa qawmi innii akhaafu 'alaykum yawma alttanaadi 32. Hai kaumku, sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan siksaan hari panggil-memanggil [l322 ]. [1322 ] Hari kiamat itu dinamakan hari panggil memanggil karena orang yang berkumpul di padang mahsyar sebagian memanggil sehagian yang lain untuk meminta tolong. yawma tuwalluuna mudbiriina maa lakum mina allaahi min 'aasimin waman yudhlili allaahu famaa lahu min haadin 33. ( yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah, dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk. walaqad jaa-akum yuusufu min qablu bialbayyinaati famaa ziltum fii syakkin mimmaa jaa- akum bihi hattaa idzaa halaka qultum lan yab'atsa allaahu min ba'dihi rasuulan kadzaalika yudhillu allaahu man huwa musrifun murtaabun 34. Dan sesungguhnya telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keterangan- keterangan, tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu, hingga ketika dia meninggal, kamu berkata: "Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu. alladziina yujaadiluuna fii aayaati allaahi bighayri sulthaanin ataahum kabura maqtan 'inda allaahi wa'inda alladziina aamanuu kadzaalika yathba'u allaahu 'alaa kulli qalbi mutakabbirin jabbaarin 35. ( Yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka [1323 ]. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang- orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang. [1323 ] Maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka. waqaala fir'awnu yaa haamaanu ibni lii sharhan la'allii ablughu al-asbaaba 36. Dan berkatalah Fir'aun: "Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke pintu- pintu, asbaaba alssamaawaati fa- aththhali'a ilaa ilaahi muusaa wa-innii la-azhunnuhu kaadziban wakadzaalika zuyyina lifir'awna suu-u 'amalihi wash udda 'ani alssabiili wamaa kaydu fir'awna illaa fii tabaabin 37. ( yaitu) pintu-pintu langit, supaya aku dapat melihat Tuhan Musa dan sesungguhnya aku memandangnya seorang pendusta". Demikianlah dijadikan Fir'aun memandang baik perbuatan yang buruk itu, dan dia dihalangi dari jalan (yang benar); dan tipu daya Fir'aun itu tidak lain hanyalah membawa kerugian. waqaala alladzii aamana yaa qawmi ittabi'uuni ahdikum sabiila alrrasyaa di 38. Orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku, ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar. yaa qawmi innamaa haadzihi alhayaatu alddunyaa mataa'un wa-inna al-aakhirata hiya daaru alqaraari 39. Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal. man 'amila sayyi-atan falaa yujzaa illaa mitslahaa waman 'amila shaalihan min dzakarin aw untsaa wahuwa mu/minun faulaa-ika yadkhuluuna aljannata yurzaquuna fiihaa bighayri hisaabin 40. Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab. * wayaa qawmi maalii ad'uukum ilaa alnnajaati watad'uunanii ilaa alnnaari 41. Hai kaumku, bagaimanakah kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka? tad'uunanii li-akfura biallaahi wausyrika bihi maa laysa lii bihi 'ilmun wa-anaa ad'uukum ilaa al'aziizi alghaffaari 42. ( Kenapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui padahal aku menyeru kamu (beriman) kepada Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun? laa jarama annamaa tad'uunanii ilayhi laysa lahu da'watun fii alddunyaa walaa fii al-aakhirati wa-anna maraddanaa ilaa allaahi wa-anna almusrifiina hum ash-haabu alnnaari 43. Sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan seruan apapun baik di dunia maupun di akhirat [1324 ]. Dan sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka itulah penghuni neraka. [1324 ] Maksudnya: tidak dapat menolong baik di dunia maupun di akhirat. fasatadzkuruuna maa aquulu lakum waufawwidhu amrii ilaa allaahi inna allaaha bashiirun bial'ibaadi 44. Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba- Nya". fawaqaahu allaahu sayyi-aati maa makaruu wahaaqa bi-aali fir'awna suu-u al'adzaabi 45. Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. alnnaaru yu'radhuuna 'alayhaa ghuduwwan wa'asyiyyan wayawma taquumu alssaa'atu adkhiluu aala fir'awna asyadda al'adzaabi 46. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang [1325 ], dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras". [1325 ] Maksudnya: dinampakkan kepada mereka neraka pagi dan petang sebelum hari berbangkit. wa-idz yatahaajjuuna fii alnnaari fayaquulu aldhdhu'afaau lilladziina istakbaruu innaa kunnaa lakum taba'an fahal antum mughnuuna 'annaa nashiiban mina alnnaari 47. Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang- orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?" qaala alladziina istakbaruu innaa kullun fiihaa inna allaaha qad hakama bayna al'ibaadi 48. Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya)". waqaala alladziina fii alnnaari likhazanati jahannama ud'uu rabbakum yukhaffif 'annaa yawman mina al'adzaabi 49. Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahannam: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari". qaaluu awa lam taku ta/tiikum rusulukum bialbayyinaati qaaluu balaa qaaluu faud'uu wamaa du'aau alkaafiriina illaa fii dhalaalin 50. Penjaga Jahannam berkata: "Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan- keterangan?" Mereka menjawab: "Benar, sudah datang". Penjaga- penjaga Jahannam berkata: "Berdo'alah kamu". Dan do'a orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka. * innaa lananshuru rusulanaa waalladziina aamanuu fii alhayaati alddunyaa wayawma yaquumu al-asyhaadu 51. Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat), yawma laa yanfa'u alzhzhaalimiina ma'dziratuhum walahumu alla'natu walahum suu-u alddaa ri 52. ( yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah la'nat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk. walaqad aataynaa muusaa alhudaa wa-awratsnaa banii israa-iila alkitaaba 53. Dan sesungguhnya telah Kami berikan petunjuk kepada Musa; dan Kami wariskan Taurat kepada Bani Israil, hudan wadzikraa li-ulii al- albaabi 54. untuk menjadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berfikir. faishbir inna wa'da allaahi haqqun waistaghfir lidzanbika wasabbih bihamdi rabbika bial'asyiyyi waal-ibkaari 55. Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi. inna alladziina yujaadiluuna fii aayaati allaahi bighayri sulthaanin ataahum in fii shuduurihim illaa kibrun maa hum bibaalighiihi faista'idz biallaahi innahu huwa alssamii'u albashiiru 56. Sesungguhhnya orang- orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka [1326 ] tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali- kali tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. [1326 ] Lihat not 1323.
lakhalqu alssamaawaati waal- ardhi akbaru min khalqi alnnaasi walaakinna aktsara alnnaasi laa ya'lamuuna 57. Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. wamaa yastawii al-a'maa waalbashiiru waalladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati walaa almusii-u qaliilan maa tatadzakkaruuna 58. Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran. inna alssaa'ata laaatiyatun laa rayba fiihaa walaakinna aktsara alnnaasi laa yu/minuuna 59. Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman. waqaala rabbukumu ud'uunii astajib lakum inna alladziina yastakbiruuna 'an 'ibaadatii sayadkhuluuna jahannama daa khiriina 60. Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku [1327 ] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". [1327 ] Yang dimaksud dengan menyembah-Ku di sini ialah berdo'a kepada-Ku. * allaahu alladzii ja'ala lakumu allayla litaskunuu fiihi waalnnahaa ra mubshiran inna allaaha ladzuu fadhlin 'alaa alnnaasi walaakinna aktsara alnnaasi laa yasykuruuna 61. Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. dzaalikumu allaahu rabbukum khaaliqu kulli syay-in laa ilaaha illaa huwa fa-annaa tu/fakuuna 62. Yang demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan? kadzaalika yu/faku alladziina kaanuu bi-aayaati allaahi yajhaduuna 63. Seperti demikianlah dipalingkan orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah. allaahu alladzii ja'ala lakumu al- ardha qaraaran waalssamaa-a binaa-an washawwarakum fa- ahsana shuwarakum warazaqakum mina alththh ayyibaati dzaalikumu allaahu rabbukum fatabaaraka allaahu rabbu al'aalamiina 64. Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi kamu rezki dengan sebahagian yang baik-baik. Yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu, Maha Agung Allah, Tuhan semesta alam. huwa alhayyu laa ilaaha illaa huwa faud'uuhu mukhlishiina lahu alddiina alhamdu lillaahi rabbi al'aalamiina 65. Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. qul innii nuhiitu an a'buda alladz iina tad'uuna min duuni allaahi lammaa jaa-aniya albayyinaatu min rabbii waumirtu an uslima lirabbi al'aa lamiina 66. Katakanlah (ya Muhammad): "Sesungguhnya aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam. huwa alladzii khalaqakum min turaabin tsumma min nuthfatin tsumma min 'alaqatin tsumma yukhrijukum th iflan tsumma litablughuu asyuddakum tsumma litakuunuu syuyuukhan waminkum man yutawaffaa min qablu walitablughuu ajalan musamman wala'allakum ta'qiluuna 67. Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). huwa alladzii yuhyii wayumiitu fa-idzaa qadaa amran fa- innamaa yaquulu lahu kun fayakuunu 68. Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya bekata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. alam tara ilaa alladziina yujaadiluuna fii aayaati allaahi annaa yushrafuuna 69. Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah? Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan? alladziina kadzdzabuu bialkitaabi wabimaa arsalnaa bihi rusulanaa fasawfa ya'lamuuna 70. ( Yaitu) orang-orang yang mendustakan Al Kitab (Al- Qur'an) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. Kelak mereka akan mengetahui, * idzi al-aghlaalu fii a'naaqihim waalssalaasilu yushabuuna 71. ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret, fii alhamiimi tsumma fii alnnaari yusjaruuna 72. ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api, tsumma qiila lahum ayna maa kuntum tusyrikuuna 73. kemudian dikatakan kepada mereka: " Manakah berhala- berhala yang selalu kamu persekutukan, min duuni allaahi qaaluu dhalluu 'annaa bal lam nakun nad'uu min qablu syay-an kadzaalika yudhillu allaahu alkaafiriina 74. ( yang kamu sembah) selain Allah?" Mereka menjawab: "Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu". Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. dzaalikum bimaa kuntum tafrahuuna fii al-ardhi bighayri alhaqqi wabimaa kuntum tamrahuuna 75. Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan). udkhuluu abwaaba jahannama khaalidiina fiihaa fabi/sa matswaa almutakabbiriina 76. ( Dikatakan kepada mereka): "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong ". faishbir inna wa'da allaahi haqqun fa-immaa nuriyannaka ba'dha alladzii na'iduhum aw natawaffayannaka fa-ilaynaa yurja'uuna Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan. walaqad arsalnaa rusulan min qablika minhum man qash ashnaa 'alayka waminhum man lam naqshush 'alayka wamaa kaana lirasuulin an ya/ tiya bi-aayatin illaa bi-idzni allaahi fa-idzaa jaa-a amru allaahi qudhiya bialhaqqi wakhasira hunaalika almubthiluuna Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang rasul membawa suatu mu'jizat, melainkan dengan seizin Allah; maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang- orang yang berpegang kepada yang batil. allaahu alladzii ja'ala lakumu al- an'aama litarkabuu minhaa waminhaa ta/kuluuna Allahlah yang menjadikan binatang ternak untuk kamu, sebagiannya untuk kamu kendarai dan sebagiannya untuk kamu makan. walakum fiihaa manaafi'u walitablughuu 'alayhaa haajatan fii shuduurikum wa'alayhaa wa'alaa alfulki tuhmaluuna Dan (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu [1328 ] dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. Dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera. [1328 ] Yang dimaksud dengan manfaat yang lain dari binatang ternak itu" ialah air susunya, kulitnya, bulunya dan sebagainya. * wayuriikum aayaatihi fa-ayya aayaati allaahi tunkiruuna Dan Dia memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan- Nya); maka tanda-tanda (kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari? afalam yasiiruu fii al-ardhi fayanzhuruu kayfa kaana 'aaqibatu alladziina min qablihim kaanuu aktsara minhum wa-asyadda quwwatan waaa tsaaran fii al-ardhi famaa aghnaa 'anhum maa kaanuu yaksibuuna Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi [1329 ], maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka. [1329 ] Lihat not 1320.
falammaa jaa-at-hum rusuluhum bialbayyinaati farihuu bimaa 'indahum mina al'ilmi wahaaqa bihim maa kaanuu bihi yastahzi-uuna Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketarangan- keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka [1330 ] dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu. [1330 ]. "Mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka" maksudnya ialah bahwa mereka sudah merasa cukup dengan ilmu pengetahuan yang ada pada mereka dan tidak merasa perlu lagi dengan ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh rasul-rasul mereka. Malah mereka memandang enteng dan memperolok-olokkan keterangan yang dibawa rasul- rasul itu. falammaa ra-aw ba/sanaa qaaluu aamannaa biallaahi wahdahu wakafarnaa bimaa kunnaa bihi musyrikiina Maka tatkala mereka melihat azab Kami, mereka berkata: "Kami beriman hanya kepada Allah saja, dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah". falam yaku yanfa'uhum iimaa nuhum lammaa ra-aw ba/ sanaa sunnata allaahi allatii qad khalat fii 'ibaadihi wakhasira hunaalika alkaafiruuna Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami. Itulah sunnah Allah yang telah berlaku terhadap hamba- hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.

Surah Fushshilat: jumlah Ayat: 54

haa-miim 1. Haa Miim. [1331 ] [1331 ] Lihat footnote [10 ] tanziilun mina alrrahmaani alrrahiimi 2. Diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. kitaabun fushshilat aayaatuhu qur-aanan 'arabiyyan liqawmin ya'lamuuna 3. Kitab yang dijelaskan ayat- ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui, basyiiran wanadziiran fa-a'radha aktsaruhum fahum laa yasma'uuna 4. yang membawa berita gembira dan yang membawa peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling, tidak mau mendengarkan. waqaaluu quluubunaa fii akinnatin mimmaa tad'uunaa ilayhi wafii aatsaaninaa waqrun wamin bayninaa wabaynika hijaabun fai'mal innanaa 'aamiluuna 5. Mereka berkata: "Hati kami berada dalam tutupan (yang menutupi) apa yang kamu seru kami kepadanya dan telinga kami ada sumbatan dan antara kami dan kamu ada dinding, maka bekerjalah kamu; sesungguhnya kami bekerja (pula)." qul innamaa anaa basyarun mitslukum yuuhaa ilayya annamaa ilaahukum ilaahun waahidun faistaqiimuu ilayhi waistaghfiruuhu wawaylun lilmusyrikiina 6. Katakanlah: "Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepadaNya dan mohonlah ampun kepadaNya. Dan kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan-Nya, alladziina laa yu/tuuna alzzakaata wahum bial-aakhirati hum kaafiruuna 7. ( yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya (kehidupan) akhirat. inna alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati lahum ajrun ghayru mamnuunin 8. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya". qul a-innakum latakfuruuna bialladz ii khalaqa al-ardha fii yawmayni wataj'aluuna lahu andaa dan dzaalika rabbu al'aalamiina 9. Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam". waja'ala fiihaa rawaasiya min fawqihaa wabaaraka fiihaa waqaddara fiihaa aqwaatahaa fii arba'ati ayyaamin sawaa-an lilssaa-iliina 10. Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. waqaaluu lijuluudihim lima syahidtum 'alaynaa qaaluu anthaqanaa allaahu alladzii anthaqa kulla syay-in wahuwa khalaqakum awwala marratin wa-ilayhi turja'uuna 21. Dan mereka berkata kepada kulit mereka: "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?" Kulit mereka menjawab: "Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan". wamaa kuntum tastatiruuna an yasyhada 'alaykum sam'ukum walaa abshaarukum walaa juluudukum walaakin zhanantum anna allaaha laa ya'lamu katsiiran mimmaa ta'maluuna 22. Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu [1333 ] bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan. [1333 ] Mereka itu berbuat dosa dengan terang-terangan karena mereka menyangka bahwa Allah tidak mengetahui perbuatan mereka dan mereka tidak mengetahui bahwa pendengaran, penglihatan dan kulit mereka akan menjadi saksi di akhirat kelak atas perbuatan mereka. wadzaalikum zhannukumu alladzii zhanantum birabbikum ardaakum fa-ashbahtum mina alkhaasiriina 23. Dan yang demikian itu adalah prasangkamu yang telah kamu sangka kepada Tuhanmu, Dia telah membinasakan kamu, maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi. fa-in yashbiruu faalnnaaru matswan lahum wa-in yasta'tibuu famaa hum mina almu'tabiina 24. Jika mereka bersabar (menderita azab) maka nerakalah tempat diam mereka dan jika mereka mengemukakan alasan-alasan, maka tidaklah mereka termasuk orang-orang yang diterima alasannya. waqayyadhnaa lahum quranaa-a fazayyanuu lahum maa bayna aydiihim wamaa khalfahum wahaqqa 'alayhimu alqawlu fii umamin qad khalat min qablihim mina aljinni waal-insi innahum kaa nuu khaasiriina 25. Dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka [1334 ] dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jinn dan manusia, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi. [1334 ] Yang dimaksud dengan "yang ada di hadapan" ialah nafsu dan kelezatan di dunia yang sedang dicapai, sedang yang dimaksud dengan "di belakang mereka" ialah angan- angan dan cita-cita yang tidak dapat dicapai. waqaala alladziina kafaruu laa tasma'uu lihaadzaa alqur-aani wailghaw fiihi la'allakum taghlibuuna 26. Dan orang-orang yang kafir berkata: "Janganlah kamu mendengar dengan sungguh- sungguh akan Al-Qur'an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan mereka". falanudziiqanna alladziina kafaruu 'adzaaban syadiidan walanajziyannahum aswa-a alladz ii kaanuu ya'maluuna 27. Maka sesungguhnya Kami akan merasakan azab yang keras kepada orang-orang kafir dan Kami akan memberi balasan kepada mereka dengan seburuk- buruk pembalasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. dzaalika jazaau a'daa-i allaahi alnnaaru lahum fiihaa daaru alkhuldi jazaa-an bimaa kaanuu bi-aayaatinaa yajhaduuna 28. Demikianlah balasan terhadap musuh-musuh Allah, (yaitu) neraka; mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai balasan atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Kami. waqaala alladziina kafaruu rabbanaa arinaa alladzayni adhallaanaa mina aljinni waal- insi naj'alhumaa tahta aqdaaminaa liyakuunaa mina al- asfaliina 29. Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Rabb kami perlihatkanlah kepada kami dua jenis orang yang telah menyesatkan kami (yaitu) sebagian dari jinn dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya kedua jenis itu menjadi orang- orang yang hina". inna alladziina qaaluu rabbunaa allaahu tsumma istaqaamuu tatanazzalu 'alayhimu almalaa- ikatu allaa takhaafuu walaa tahzanuu wa-absyiruu bialjannati allatii kuntum tuu'aduuna 30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu". * nahnu awliyaaukum fii alhayaati alddunyaa wafii al-aakhirati walakum fiihaa maa tasytahii anfusukum walakum fiihaa maa tadda'uuna 31. Kamilah pelindung- pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. nuzulan min ghafuurin rahiimin 32. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. waman ahsanu qawlan mimman da'aa ilaa allaahi wa'amila shaalihan waqaala innanii mina almuslimiina 33. Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" walaa tastawii alhasanatu walaa alssayyi-atu idfa' biallatii hiya ah sanu fa-idzaa alladzii baynaka wabaynahu 'adaawatun ka- annahu waliyyun hamiimun 34. Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. wamaa yulaqqaahaa illaa alladziina shabaruu wamaa yulaqqaahaa illaa dzuu hazhzhin 'azhiimin 35. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar. wa-immaa yanzaghannaka mina alsysyaythaani nazghun faista'idz biallaahi innahu huwa alssamii'u al'aliimu 36. Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. wamin aayaatihi allaylu waalnnahaaru waalsysyamsu waalqamaru laa tasjuduu lilsysyamsi walaa lilqamari wausjuduu lillaahi aladzii khalaqahunna in kuntum iyyaa hu ta'buduuna 37. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah. fa-ini istakbaruu faalladziina 'inda rabbika yusabbihuuna lahu biallayli waalnnahaari wahum laa yas-amuuna 38. Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu. wamin aayaatihi annaka taraa al-ardha khaasyi'atan fa-idzaa anzalnaa 'alayhaa almaa-a ihtazzat warabat inna alladzii ahyaahaa lamuhyii almawtaa innahu 'alaa kulli syay-in qadiirun 39. Dan di antara tanda-tanda- Nya (Ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. inna alladziina yulhiduuna fii aayaatinaa laa yakhfawna 'alaynaa afaman yulqaa fii alnnaari khayrun amman ya/tii aaminan yawma alqiyaamati i'maluu maa syi/tum innahu bimaa ta'maluuna bashiirun 40. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang- orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. * inna alladziina kafaruu bialdzdzikri lammaa jaa-ahum wa-innahu lakitaabun 'aziizun 41. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al-Qur'an ketika Al-Qur'an itu datang kepada mereka, (mereka itu pasti akan celaka), dan sesungguhnya Al-Qur'an itu adalah kitab yang mulia. laa ya/tiihi albaathilu min bayni yadayhi walaa min khalfihi tanziilun min hakiimin hamiidin 42. Yang tidak datang kepadanya (Al-Qur'an) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji. maa yuqaalu laka illaa maa qad qiila lilrrusuli min qablika inna rabbaka ladz uu maghfiratin wadzuu 'iqaabin aliimin 43. Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang sesungguhnya telah dikatakan kepada rasul-rasul sebelum kamu. Sesungguhnya Rabb-mu benar-benar mempunyai ampunan dan hukuman yang pedih. walaw ja'alnaahu qur-aanan a'jamiyyan laqaaluu lawlaa fushshilat aayaatuhu a- a'jamiyyun wa'arabiyyun qul huwa lilladz iina aamanuu hudan wasyifaaun waalladziina laa yu/ minuuna fii aatsaanihim waqrun wahuwa 'alayhim 'aman ulaa- ika yunaadawna min makaanin ba'iidin 44. Dan jikalau Kami jadikan Al- Qur'an itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah (patut Al-Qur'an) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: "Al-Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mu'min. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al-Qur'an itu suatu kegelapan bagi mereka [1335 ]. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh". [1335 ] artinya tidak memberi petunjuk bagi mereka. walaqad aataynaa muusaa alkitaaba faikhtulifa fiihi walawlaa kalimatun sabaqat min rabbika laqudhiya baynahum wa-innahum lafii syakkin minhu muriibin 45. Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Taurat lalu diperselisihkan tentang Taurat itu. Kalau tidak ada keputusan yang telah terdahulu dari Rabb-mu, tentulah orang-orang kafir itu sudah dibinasakan. Dan Sesungguhnya mereka terhadap Al-Qur'an benar-benar dalam keragu-raguan yang membingungkan. man 'amila shaalihan falinafsihi waman asaa-a fa'alayhaa wamaa rabbuka bizhallaamin lil'abiidi 46. Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba- hambaNya. ilayhi yuraddu 'ilmu alssaa'ati wamaa takhruju min tsamaraatin min akmaamihaa wamaa tahmilu min untsaa walaa tadha'u illaa bi'ilmihi wayawma yunaadiihim ayna syurakaa-ii qaaluu aadzannaaka maa minnaa min syahiidin 47. Kepada-Nyalah dikembalikan pengetahuan tentang hari Kiamat [1336 ]. Dan tidak ada buah-buahan keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Pada hari Tuhan memanggil mereka: "Dimanakah sekutu-sekutu-Ku itu?" [1137 ], mereka menjawab: "Kami nyatakan kepada Engkau bahwa tidak ada seorangpun di antara kami yang memberi kesaksian (bahwa Engkau punya sekutu)". [1336 ] Maksudnya: Hanya Allah- lah yang mengetahui kapan datangnya hari Kiamat itu. [1337 ] Yang dimaksud "sekutu- sekutuKu" ialah berhala-berhala yang mereka anggapa sebagai sekutu Tuhan. wadhalla 'anhum maa kaanuu yad'uuna min qablu wazhannuu maa lahum min mahiishin 48. Dan hilang lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka sembah dahulu, dan mereka yakin bahwa tidak ada bagi mereka satu jalan keluarpun. laa yas-amu al-insaanu min du'aa-i alkhayri wa-in massahu alsysyarru fayauusun qanuuth un 49. Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan. wala-in adzaqnaahu rahmatan minnaa min ba'di dharraa-a massat-hu layaquulanna haadzaa lii wamaa azhunnu alssaa'ata qaa-imatan wala-in ruji'tu ilaa rabbii inna lii 'indahu lalhusnaa falanunabbi-anna alladziina kafaruu bimaa 'amiluu walanudziiqannahum min 'adzaabin ghaliizhin 50. Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata: "Ini adalah hakku, dan aku tidak yakin bahwa hari Kiamat itu akan datang. Dan jika aku dikembalikan kepada Tuhanku maka sesungguhnya aku akan memperoleh kebaikan pada sisiNya." Maka Kami benar-benar akan memberitakan kepada orang-orang kafir apa yang telah mereka kerjakan dan akan Kami rasakan kepada mereka azab yang keras. * wa-idzaa an'amnaa 'alaa al- insaani a'radha wanaaa bijaanibihi wa-idzaa massahu alsysyarru fadzuu du'aa-in 'ariidhin 51. Dan apabila Kami memberikan ni'mat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdo'a. qul ara-aytum in kaana min 'indi allaahi tsumma kafartum bihi man adhallu mimman huwa fii syiqaaqin ba'iidin 52. Katakanlah: "Bagaimana pendapatmu jika (Al-Qur'an) itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu mengingkarinya. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh?" sanuriihim aayaatinaa fii al- aafaaqi wafii anfusihim hattaa yatabayyana lahum annahu alh aqqu awa lam yakfi birabbika annahu 'alaa kulli syay-in syahiidun 53. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? alaa innahum fii miryatin min liqaa-i rabbihim alaa innahu bikulli syay-in muhiithun 54. Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. Ingatlah bahwa sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu.

Surah Asy Syuura: jumlah Ayat: 53

haa-miim 1. Haa Miim [1338 ]. [1338 ] Lihat not [10 ]. 'ayn-siin-qaaf 2. 'Ain Siin Qaaf [1339 ]. [1339 ] Lihat not [10 ]. kadzaalika yuuhii ilayka wa-ilaa alladziina min qablika allaahu al'aziizu alhakiimu 3. Demikianlah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, mewahyukan kepada kamu dan kepada orang-orang sebelum kamu. lahu maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wahuwa al'aliyyu al'azhiimu 4. Kepunyaan-Nya-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. takaadu alssamaawaatu yatafaththharna min fawqihinna waalmalaa-ikatu yusabbihuuna bihamdi rabbihim wayastaghfiruuna liman fii al- ardh i alaa inna allaaha huwa alghafuuru alrrahiimu 5. Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atas (karena kebesaran Tuhan) dan malaikat- malaikat bertasbih serta memuji Tuhan-nya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Penyayang. waalladziina ittakhadzuu min duunihi awliyaa-a allaahu hafiizhun 'alayhim wamaa anta 'alayhim biwakiilin 6. Dan orang-orang yang mengambil pelindung- pelindung selain Allah, Allah mengawasi (perbuatan) mereka; dan kamu (ya Muhammad) bukanlah orang yang diserahi mengawasi mereka. wakadzaalika awhaynaa ilayka qur-aanan 'arabiyyan litundzira umma alquraa waman hawlahaa watundzira yawma aljam'i laa rayba fiihi fariiqun fii aljannati wafariiqun fii alssa'iiri 7. Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al-Qur'an dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya [1340 ] serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga, dan segolongan masuk Jahannam. [1340 ] Maksudnya: penduduk dunia seluruhnya. walaw syaa-a allaahu laja'alahum ummatan waah idatan walaakin yudkhilu man yasyaau fii rahmatihi waalzhzhaalimuuna maa lahum min waliyyin walaa nashiirin 8. Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja), tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dan tidak pula seorang penolong. ami ittakhadzuu min duunihi awliyaa-a faallaahu huwa alwaliyyu wahuwa yuhyii almawtaa wahuwa 'alaa kulli syay-in qadiirun 9. Atau patutkah mereka mengambil pelindung- pelindung selain Allah? Maka Allah, Dialah pelindung (yang sebenarnya) dan Dia menghidupkan orang-orang yang mati, dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu. wamaa ikhtalaftum fiihi min syay-in fahukmuhu ilaa allaahi dzaalikumu allaahu rabbii 'alayhi tawakkaltu wa-ilayhi uniibu 10. Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah. (Yang mempunyai sifat- sifat demikian) itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakkal dan kepada-Nyalah aku kembali. faathiru alssamaawaati waal- ardhi ja'ala lakum min anfusikum azwaajan wamina al- an'aami azwaajan yadzraukum fiihi laysa kamitslihi syay-un wahuwa alssamii'u albash iiru 11. ( Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat. lahu maqaaliidu alssamaawaati waal-ardhi yabsuthu alrrizqa liman yasyaau wayaqdiru innahu bikulli syay-in 'aliimun 12. Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. syara'a lakum mina alddiini maa washshaa bihi nuuhan waalladzii awhaynaa ilayka wamaa washshaynaa bihi ibraahiima wamuusaa wa'iisaa an aqiimuu alddiina walaa tatafarraquu fiihi kabura 'alaa almusyrikiina maa tad'uuhum ilayhi allaahu yajtabii ilayhi man yasyaau wayahdii ilayhi man yuniibu 13. Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu : Tegakkanlah agama [1341 ] dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). [1341 ] Yang dimaksud : "agama" di sini ialah meng- Esakan Allah s.w.t., beriman kepada-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhirat serta menta'ati segala perintah dan larangan-Nya. wamaa tafarraquu illaa min ba'di maa jaa-ahumu al'ilmu baghyan baynahum walawlaa kalimatun sabaqat min rabbika ilaa ajalin musamman laqudhiya baynahum wa-inna alladziina uuritsuu alkitaaba min ba'dihim lafii syakkin minhu muriibin 14. Dan mereka (ahli kitab) tidak berpecah belah, kecuali setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan, karena kedengkian di antara mereka [1342 ]. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya (untuk menangguhkan azab) sampai kepada waktu yang di- tentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka Al-Kitab (Taurat dan Injil) [1343 ] sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu. [1342 ] Maksudnya : Ahli-ahli kitab itu berpecah belah sesudah mereka mengetahui kebenaran dari Nabi-nabi mereka. Sesudah datang Nabi Muhammad s.a.w dan nyata kebenarannya merekapun tetap berpecah belah dan tidak mempercayainya. [1343 ] Yang dimaksudkan dengan " Orang-orang yang diwariskan kepada mereka Al- Kitab " ialah ahli kitab yang hidup pada masa Nabi Muhammad SAW falidzaalika faud'u waistaqim kamaa umirta walaa tattabi' ahwaa-ahum waqul aamantu bimaa anzala allaahu min kitaabin waumirtu li-a'dila baynakum allaahu rabbunaa warabbukum lanaa a'maalunaa walakum a'maalukum laa hujjata baynanaa wabaynakumu allaahu yajma'u baynanaa wa- ilayhi almashiiru 15. Maka karena itu serulah (mereka kepada agama ini) dan tetaplah [1344 ] sebagai mana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka dan katakanlah : "Aku beriman kepada semua Kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara kamu. Allah-lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amal-amal kami dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nyalah kembali (kita) ". [1344 ] Maksudnya : tetaplah dalam agama dan lanjutkanlah berda'wah. waalladziina yuhaajjuuna fii allaahi min ba'di maa istujiiba lahu hujjatuhum daahidhatun 'inda rabbihim wa'alayhim ghadh abun walahum 'adzaabun syadiidun 16. Dan orang-orang yang membantah (agama) Allah sesudah agama itu diterima maka bantahan mereka itu sia- sia saja, di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan bagi mereka azab yang sangat keras. allaahu alladzii anzala alkitaaba bialhaqqi waalmiizaani wamaa yudriika la'alla alssaa'ata qariibun 17. Allah-lah yang menurunkan kitab dengan (membawa) kebenaran dan (menurunkan) neraca (keadilan). Dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu (sudah) dekat ? yasta'jilu bihaa alladziina laa yu/ minuuna bihaa waalladziina aamanuu musyfiquuna minhaa waya'lamuuna annahaa alhaqqu alaa inna alladziina yumaaruuna fii alssaa'ati lafii dhalaalin ba'iidin 18. Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat meminta supaya hari itu segera didatangkan dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa kiamat itu adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya kiamat itu benar- benar dalam kesesatan yang jauh. allaahu lathiifun bi'ibaadihi yarzuqu man yasyaau wahuwa alqawiyyu al'aziizu 19. Allah Maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezki kepada yang di kehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa. man kaana yuriidu hartsa al- aakhirati nazid lahu fii hartsihi waman kaana yuriidu hartsa alddunyaa nu/tihi minhaa wamaa lahu fii al-aakhirati min nashiibin 20. Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat. * am lahum syurakaau syara'uu lahum mina alddiini maa lam ya/dzan bihi allaahu walawlaa kalimatu alfashli laqudhiya baynahum wa-inna alzhzhaa limiina lahum 'adzaabun aliimun 21. Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih. taraa alzhzhaalimiina musyfiqiina mimmaa kasabuu wahuwa waaqi'un bihim waalladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati fii rawdaati aljannaati lahum maa yasyaauuna 'inda rabbihim dzaalika huwa alfadhlu alkabiiru 22. Kamu lihat orang-orang yang zalim sangat ketakutan karena kejahatan-kejahatan yang telah mereka kerjakan, sedang siksaan menimpa mereka. Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh (berada) di dalam taman-taman surga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar. dzaalika alladzii yubasysyiru allaahu 'ibaadahu alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati qul laa as- alukum 'alayhi ajran illaa almawaddata fii alqurbaa waman yaqtarif hasanatan nazid lahu fiihaa husnan inna allaaha ghafuurun syakuurun 23. Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba- hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Katakanlah: "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan". Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri [1345 ]. [1345 ] Lihat not 104.
am yaquuluuna iftaraa 'alaa allaahi kadziban fa-in yasya-i allaahu yakhtim 'alaa qalbika wayamhu allaahu albaathila wayuhiqqu alhaqqa bikalimaatihi innahu 'aliimun bidzaati alshshuduuri 24. Bahkan mereka mengatakan: " Dia (Muhammad) telah mengada-adakan dusta terhadap Allah ". Maka jika Allah menghendaki niscaya Dia mengunci mati hatimu; dan Allah menghapuskan yang batil dan membenarkan yang hak dengan kalimat-kalimat-Nya (Al- Qur'an). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. wahuwa alladzii yaqbalu alttawbata 'an 'ibaadihi waya'fuu 'ani alssayyi-ati waya'lamu maa taf'aluuna 25. Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan- kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan, wayastajiibu alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati wayaziiduhum min fadhlihi waalkaafiruuna lahum 'adzaabun syadiidun 26. dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang sangat keras. walaw basatha allaahu alrrizqa li'ibaadihi labaghaw fii al-ardhi walaakin yunazzilu biqadarin maa yasyaau innahu bi'ibaadihi khabiirun bashiirun 27. Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba- hamba-Nya lagi Maha Melihat. wahuwa alladzii yunazzilu alghaytsa min ba'di maa qanathuu wayansyuru rahmatahu wahuwa alwaliyyu alhamiidu 28. Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji. wamin aayaatihi khalqu alssamaawaati waal-ardhi wamaa batstsa fiihimaa min daabbatin wahuwa 'alaa jam'ihim idzaa yasyaau qadiirun 29. Di antara (ayat-ayat) tanda- tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk- makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki- Nya. wamaa ashaabakum min mushiibatin fabimaa kasabat aydiikum waya'fuu 'an katsiirin 30. Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). * wamaa antum bimu'jiziina fii al- ardhi wamaa lakum min duuni allaahi min waliyyin walaa nashiirin 31. Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung dan tidak pula penolong selain Allah. wamin aayaatihi aljawaari fii albahri kaal-a'laami 32. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah kapal-kapal di tengah (yang berlayar) di laut seperti gunung-gunung. in yasya/ yuskini alrriiha fayazhlalna rawaakida 'alaa zhahrihi inna fii dzaalika laaayaatin likulli shabbaarin syakuurin 33. Jika Dia menghendaki, Dia akan menenangkan angin, maka jadilah kapal-kapal itu terhenti di permukaan laut. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda (kekuasaannya) bagi setiap orang yang banyak bersabar dan banyak bersyukur, aw yuubiqhunna bimaa kasabuu waya'fu 'an katsiirin 34. atau kapal-kapal itu dibinasakan-Nya karena perbuatan mereka atau Dia memberi maaf sebagian besar (dari mereka). waya'lama alladziina yujaadiluuna fii aayaatinaa maa lahum min mahiishin 35. Dan supaya orang-orang yang membantah ayat-ayat (kekuasaan) Kami mengetahui bahwa mereka sekali-kali tidak akan memperoleh jalan ke luar (dari siksaan). famaa uutiitum min syay-in famataa'u alhayaati alddunyaa wamaa 'inda allaahi khayrun wa-abqaa lilladziina aamanuu wa'alaa rabbihim yatawakkaluuna 36. Maka sesuatu yang diberikan kepadamu, itu adalah keni'matan hidup di dunia; dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang- orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka, mereka bertawakkal. waalladziina yajtanibuuna kabaa-ira al-itsmi waalfawaahisya wa-idzaa maa ghadhibuu hum yaghfiruuna 37. Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf. waalladziina istajaabuu lirabbihim wa-aqaamuu alshshalaata wa-amruhum syuuraa baynahum wamimmaa razaqnaahum yunfiquuna 38. Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. waalladziina idzaa ashaabahumu albaghyu hum yantashiruuna 39. Dan ( bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim mereka membela diri. wajazaau sayyi-atin sayyi-atun mitsluhaa faman 'afaa wa- ashlaha fa-ajruhu 'alaa allaahi innahu laa yuhibbu alzhzhaalimiina 40. Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa mema'afkan dan berbuat baik [1346 ] maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim. [1346 ] Yang dimaksud "berbuat baik" di sini ialah berbuat baik kepada orang yang berbuat jahat kepadanya. * walamani intashara ba'da zhulmihi faulaa-ika maa 'alayhim min sabiilin 41. Dan sesungguhnya orang- orang yang membela diri sesudah teraniaya,tidak ada satu dosapun terhadap mereka. innamaa alssabiilu 'alaa alladziina yazhlimuuna alnnaasa wayabghuuna fii al-ardhi bighayri alhaqqi ulaa-ika lahum 'adzaabun aliimun 42. Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. walaman shabara waghafara inna dzaalika lamin 'azmi al- umuuri 43. Tetapi orang yang bersabar dan mema'afkan, sesungguhnya (perbuatan ) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. waman yudhlili allaahu famaa lahu min waliyyin min ba'dihi wataraa alzhzhaalimiina lammaa ra-awuu al'adzaaba yaquuluuna hal ilaa maraddin min sabiilin 44. Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada baginya seorang pemimpinpun sesudah itu. Dan kamu akan melihat orang-orang yang zalim ketika mereka melihat azab berkata: " Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia)?" wataraahum yu'radhuuna 'alayhaa khaasyi'iina mina aldzdzulli yanzhuruuna min tharfin khafiyyin waqaala alladziina aamanuu inna alkhaasiriina alladziina khasiruu anfusahum wa-ahliihim yawma alqiyaa mati alaa inna alzhzhaalimiina fii 'adzaabin muqiimin 45. Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena (merasa) hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. Dan orang-orang yang beriman berkata: "Sesungguhnya orang- orang yang merugi ialah orang- orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan (kehilangan) keluarga mereka pada hari kiamat [1347 ]. Ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang zalim itu berada dalam azab yang kekal. [1347 ] Yang dimaksud dengan "kehilangan diri dan keluarga" ialah tidak merasakan kenikmatan hidup abadi karena disiksa. wamaa kaana lahum min awliyaa-a yanshuruunahum min duuni allaahi waman yudhlili allaahu famaa lahu min sabiilin 46. Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung- pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidaklah ada baginya satu jalanpun (untuk mendapat petunjuk). istajiibuu lirabbikum min qabli an ya/tiya yawmun laa maradda lahu mina allaahi maa lakum min malja-in yawma-idzin wamaa lakum min nakiirin 47. Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa- dosamu). fa-in a'radhuu famaa arsalnaaka 'alayhim hafiizhan in 'alayka illaa albalaaghu wa-innaa idzaa adzaqnaa al-insaana minnaa rahmatan fariha bihaa wa-in tushibhum sayyi-atun bimaa qaddamat aydiihim fa-inna al- insaa na kafuurun 48. Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan (risalah). Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami dia bergembira ria karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri (niscaya mereka ingkar) karena sesungguhnya manusia itu amat ingkar (kepada nikmat). lillaahi mulku alssamaawaati waal-ardhi yakhluqu maa yasyaau yahabu liman yasyaau inaatsan wayahabu liman yasyaau aldzdzukuura 49. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, aw yuzawwijuhum dzukraanan wa-inaatsan wayaj'alu man yasyaau 'aqiiman innahu 'aliimun qadiirun 50. atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. * wamaa kaana libasyarin an yukallimahu allaahu illaa wahyan aw min waraa-i hijaabin aw yursila rasuulan fayuuhiya bi-idznihi maa yasyaau innahu 'aliyyun hakiimun 51. Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir [1348 ] atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana. [1348 ] "Di belakang tabir" artinya ialah seorang dapat mendengar kalam Ilahi akan tetapi dia tidak dapat melihat- Nya seperti yang terjadi kepada Nabi Musa a.s. wakadzaalika awhaynaa ilayka ruuhan min amrinaa maa kunta tadrii maa alkitaabu walaa al- iimaanu walaakin ja'alnaahu nuuran nahdii bihi man nasyaau min 'ibaadinaa wa-innaka latahdii ilaa shiraathin mustaqiimin 52. Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur'an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al-Qur'an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al- Qur'an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. shiraathi allaahi alladzii lahu maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi alaa ilaa allaahi tashiiru al-umuuru 53. ( Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.

www.picasion.com

SAHABAT

TOTAL TAYANGAN KAMI
free hit counter

KLIK MURTOMPANG CITY